Monday, December 03, 2007

cuti-cuti

It's holiday!

What does holiday means to you?

-movies?
-cooking?
-excessive eating?
-travelling?

It's typical.. that's what people always do during cuti-cuti. It's about how to spend your free time.

Alhamdulillah, now how I define holiday is different. Holiday should not be about relaxation. For one who want to work for the deen, holiday means work!

"Peliharalah Allah di waktu lapang".
"Tiada kerehatan bagiku melainkan setelah melangkahnya kakiku ke syurga (Imam Ahmad). "

Because of the limited time that God give to us, I should work really hard to use time effectively. I'm planning to read books "yg wajib-wajib" tuh. Allah only gave human around 60-100 years to do their responsibility as the vicegerent of earth and after that He will grant us paradise which is eternal. So it's better to give up some of the things that we love in this wordly life now than to lose them in the hereafter.

Stay away from those craps. I can't help but hate movie yang crap. (it does not benefit us at all). I remind myself first before others. I really hope by writing this down, it will make me do what I want to do as now that I am responsible for my own words.
Link menarik tentang masa:
http://bahantarbiyyah.info/v3/wordpress/?p=32
some of the excerpt:
"Oleh kerana peribadi ulama dan manusia sebegini, umat masih tetap bertahan ratusan tahun lamanya memimpin dunia dan menerangi gelapnya. Dan kita hanya mampu berkata,” Ini sesuatu yang luar biasa! Siapa yang sanggup melakukannya?!

Maka anda tidak harus melakukannya. Sekali-kali tidak. Tapi anda perlu menghabiskan masa anda sia-sia. Anda tidak harus duduk santai di kedai, café beberapa jam hanya untuk sekadar makan. Anda tidak harus meluang masa menonton telenovela dan drama. Anda tidak harus duduk bersembang perkara tidak berguna. Anda tidak harus menantikan bola yang disepak ke sana ke mari masuk ke dalam gol. Anda tidak harus bersolek di depan cermin seolah tiada hari esok. Anda tidak harus berpeleseran untuk window shopping di pasaraya dan mall. Anda tidak harus membicarakan artis itu memakai pakaian fesyen apa dan dengan siapa dia bercinta. Anda tidak harus buat begitu. Andai sahaja anda memahaminya, cukup untuk membuatkan umat ini berjaya.

Jika hal-hal itu kita lakukan kemudian kita bersedih dengan nasib umat, kita menghina saudara seIslam kita. Kemudian kita berseronok kembali. Maka insafilah diri kita!"


Click the link to enlarge http://www.senikehidupan.com/g2data/gallery2/main.php?g2_view=core.DownloadItem&g2_itemId=933

1 comment:

Anonymous said...

cynma norwaythe counterpart ease automated suggestions thoughts criminal timesbub newspaper nimas
lolikneri havaqatsu